Mau sampai kapan kita begini??? berada dalam dualisme pembimbingan yang berbeda tetapi seharusnya itu menjadi satu, karena kita berada dalam atap yang sama. apakah kalian tidak sadar bahwa hal ini hanya akan melahirkan kader-kader yang berbeda paham, padahal mereka berpedoman pada satu "Kitab" yang sama.
Mereka yang pada dasarnya tidak mengerti satu hal apapun dan kemudian di hadapkan dengan berbagai konflik dan menjadi satu diantara banyak yang menjadi boomerang !!!
Belum lagi ketika "rumah" yang seharusnya dibangun bersama dengan semangat kebersamaan juga harus menjadi boomerang, tidak kah anda melihat dampaknya dengan nyata?? ketika yang lain telah bergelut dengan masalah eksternalnya sedangkan kalian masih saja disibukkan dengan masalah internalnya yang telah di desain sedemikian rupa demi kepentingan kelompok tertentu....
Ketika saya mendengar perkataan seseorang yang kurang lebih seperti ini "Kalau kamu memang benar-benar mencintai rumahmu maka kesampingkanlah semua hal yang bisa membuat rumahmu jelek apalagi membuatnya menjadi hancur" seketika saya berpikir , apakah masih ada orang dirumah ini yang mempunyai pemikiran seperti orang tersebut, seseorang yang memiliki kesadaran bahwa telah begitu banyak hal yang rumah ini berikan keada dirinya, sehingga dia memiliki kesadaran untuk melakukan semua hal yang sanggup di kerjakan untuk melihat rumahnya tetap indah dan bisa terus berkembang !!!
Tidak pernahkah kalian bermimpi berada dalam satu pemahaman yang sama dan dengan semangat perjuangan yang begitu besar kita bersama-sama membangun rumah ini kembali sekaligus mengembalikan kejayaannya ^-^
Minggu, 19 Juni 2016
KATANYA ROBOT PENGGERAK
Ku temui hal yang paling mengerikan dalam hidupku ! ketika aku tak bisa lagi berkompromi dengan situasi.......
sebuah situasi yang menggerakkan ku hingga mereka menyebutku ROBOT PENGGERAK !!!! Hidupku yang monoton , menulispun berulang kali hanya geleng-geleng kepala, bukankah itu tanda bahwa lelahku kini berada di titik maksimal????
saat ini situasi semakin enggan mengizinkan untuk sekedar menghirup udara nyata...
Ahhh... kenyataannya selama ini aku hidup di dalam tumpukan tekanan, bahwa betul selama ini keadaan tak pernah takut membodohiku, bahwa betul selama ini aku hanya kekenyangan pernyataan apologi. layaknya aku hanya menyuguhkan apa yang tuan-tuan inginkan. Aku hanyalah robot penggerak.
Hmmmm. Bahkan ketika aku tersadar situasi ternyata lebih banyak memegang kendali di banding diriku sendiri !
Ada apa dengan situasi yang semakin pahit saja???
mengapa kalian semakin menciptakan jalan buntu setelah kalian puas melepas satu kebodohan di atas pundak ku !!!
Mau seberapa menyakitkan sebuah kejadian, jika kita mempunyai hati selapang lautan, bila ditumpahkan racun paling mematikan se-kontainer sekalipun, tetap akan larut bahkan tidak terasa. Tetapi jika mempunyai hati sempit, maka satu tetes racun saja cukup membuat hidup 'binasa' sehari, seminggu, bahkan berbulan-bulan. satu hal yang perlu diterapkan dalam menjalani hidup "Melapangkan Hati" ...
Melapangkan hati sama halnya pekerjaan panjang, perlu latihan, berkali-kali jatuh bangun, dan jelas membutuhkan ilmu dan pemahaman baik . Tidak mengapa gagal, besok lusa tidak terasa hatinya sudah semakin luas !!!!
sebuah situasi yang menggerakkan ku hingga mereka menyebutku ROBOT PENGGERAK !!!! Hidupku yang monoton , menulispun berulang kali hanya geleng-geleng kepala, bukankah itu tanda bahwa lelahku kini berada di titik maksimal????
saat ini situasi semakin enggan mengizinkan untuk sekedar menghirup udara nyata...
Ahhh... kenyataannya selama ini aku hidup di dalam tumpukan tekanan, bahwa betul selama ini keadaan tak pernah takut membodohiku, bahwa betul selama ini aku hanya kekenyangan pernyataan apologi. layaknya aku hanya menyuguhkan apa yang tuan-tuan inginkan. Aku hanyalah robot penggerak.
Hmmmm. Bahkan ketika aku tersadar situasi ternyata lebih banyak memegang kendali di banding diriku sendiri !
Ada apa dengan situasi yang semakin pahit saja???
mengapa kalian semakin menciptakan jalan buntu setelah kalian puas melepas satu kebodohan di atas pundak ku !!!
Mau seberapa menyakitkan sebuah kejadian, jika kita mempunyai hati selapang lautan, bila ditumpahkan racun paling mematikan se-kontainer sekalipun, tetap akan larut bahkan tidak terasa. Tetapi jika mempunyai hati sempit, maka satu tetes racun saja cukup membuat hidup 'binasa' sehari, seminggu, bahkan berbulan-bulan. satu hal yang perlu diterapkan dalam menjalani hidup "Melapangkan Hati" ...
Melapangkan hati sama halnya pekerjaan panjang, perlu latihan, berkali-kali jatuh bangun, dan jelas membutuhkan ilmu dan pemahaman baik . Tidak mengapa gagal, besok lusa tidak terasa hatinya sudah semakin luas !!!!
Langganan:
Komentar (Atom)